Pasangan mata uang AUD/USD mengalami pelemahan dan diperdagangkan mendekati level 0,7145 pada awal sesi Eropa Selasa. Pergerakan ini terjadi meskipun Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) telah menaikkan suku bunga acuannya.
RBA Naikkan Suku Bunga ke 4,35%
RBA memutuskan untuk menaikkan Official Cash Rate (OCR) sebesar 25 basis poin menjadi 4,35%, dari sebelumnya 4,10%, dalam rapat kebijakan moneter bulan Mei.
Namun, kebijakan tersebut belum mampu memberikan dorongan signifikan bagi Dolar Australia.
Dalam pernyataan resminya, RBA menyoroti adanya peningkatan ketidakpastian terhadap prospek ekonomi domestik dan inflasi, yang menjadi faktor utama yang membatasi penguatan mata uang.
Gubernur RBA, Michele Bullock, menyebut bahwa kebijakan moneter saat ini sudah berada pada posisi yang “agak restriktif”, sehingga bank sentral memiliki ruang untuk mengevaluasi dampak perkembangan global, termasuk konflik di Timur Tengah, serta data ekonomi domestik ke depan.
Sentimen Global Tekan AUD
Pelemahan Dolar Australia juga dipengaruhi oleh sentimen global yang masih cenderung berhati-hati. Ketidakpastian geopolitik dan kondisi ekonomi global membuat investor lebih selektif terhadap aset berisiko, termasuk mata uang komoditas seperti AUD.
Kondisi ini membuat penguatan AUD terbatas meskipun ada dukungan dari kebijakan moneter yang lebih ketat.
Secara Teknikal, Tren Masih Positif
Dari sisi teknikal, AUD/USD masih mempertahankan bias positif dalam jangka pendek. Harga saat ini bergerak di sekitar Simple Moving Average (SMA) Bollinger 20-periode, yang menunjukkan tren jangka pendek masih didukung setelah koreksi dari level tertinggi sebelumnya.
Selain itu, Exponential Moving Average (EMA) 100-hari masih berada jauh di bawah harga saat ini, mengindikasikan tren kenaikan yang lebih luas masih terjaga.
Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di sekitar level 54, mencerminkan momentum yang moderat tanpa kondisi jenuh beli.
Level Support dan Resistance Jadi Acuan
Pada sisi bawah, level support terdekat berada di sekitar:
- 0,7110 (garis tengah Bollinger)
- 0,7060 (batas bawah Bollinger)
- 0,6963 (EMA 100-hari)
Area tersebut diperkirakan menjadi zona minat beli jika terjadi tekanan lebih lanjut.
Sementara itu, pada sisi atas, resistance penting berada di:
- 0,7230 (batas atas Bollinger)
Jika harga mampu menembus level tersebut secara konsisten, potensi penguatan lanjutan diperkirakan akan terbuka.
