Forex Analysis & Trading Insights

Wed, 4 Nov 2026
Memuat harga pasar…
Forex Analysis

Analisis DXY 4 November 2026: Indeks Dolar Turun ke 101,39 setelah Pemilu Sela, Support 101,00

Indeks dolar kehilangan dukungan setelah yield turun menyusul hasil awal pemilu. Ini peta level, faktor penggerak, dan skenario harian.

Analisis DXY 4 November 2026: Indeks Dolar Turun ke 101,39 setelah Pemilu Sela, Support 101,00
Daftar Isi
  1. Mengapa DXY Turun?
  2. Bagaimana Struktur Harga?
  3. Apa Faktor Pendukung Dolar?
  4. Apa Faktor Penekan Dolar?
  5. Bagaimana Pengaruh Saham?
  6. Bagaimana Pasangan Mayor Bereaksi?
  7. Skenario Turun
  8. Skenario Naik
  9. Bagaimana Pengaruh ke Emas?
  10. Bagaimana Pengaruh Senat?
  11. Bagaimana Grafik Mingguan?
  12. Bagaimana Peran Yen dalam DXY?
  13. Bagaimana Rencana Trading Turunan?
  14. Bagaimana Mengelola Risiko?
  15. Apa Agenda Berikutnya?
  16. Pertanyaan yang Sering Diajukan
  17. Berapa DXY pada 4 November 2026 pagi?
  18. Apa support terdekat DXY?
  19. Apa resistance terdekat?
  20. Mengapa DXY turun?
  21. Apa yang bisa membalikkan arah?

Indeks dolar DXY turun 0,32% ke 101,39 pada 4 November 2026 pagi WIB setelah hasil awal pemilu sela AS menunjukkan Partai Demokrat diproyeksikan merebut DPR, dan kini mendekati support psikologis 101,00 dengan resistance terdekat di 101,77. Yield Treasury 10 tahun turun 6 basis poin ke 4,906%.

Pada akhir Oktober, DXY sempat berada di sekitar 101,77 setelah dua bulan berturut-turut naik.

Fakta kunci: Analisis DXY 4 November 2026: Indeks Dolar Turun ke 101,39 setelah Pemilu Sela, Support 101,00
Peta level indeks dolar DXY, 4 November 2026.

Mengapa DXY Turun?

Pasar memperkirakan DPR yang dikuasai oposisi akan membatasi kebijakan fiskal yang menambah defisit. Penerbitan obligasi yang lebih kecil menurunkan yield, sehingga aset dolar menjadi kurang menarik. Euro, yang berbobot 57,6% dalam DXY, naik 0,4% ke 1,1239, menjadi penekan utama indeks.

Bagaimana Struktur Harga?

Faktor pendukung dan penekan indeks dolar
Faktor pendukung dan penekan DXY.

Setelah naik dua bulan, DXY gagal bertahan di atas 101,77 dan kini membentuk lower high jangka pendek. Selama di bawah 101,77, tekanan cenderung turun. Penembusan di bawah 101,00 akan membuka ruang menuju 100,50. Sebaliknya, kembali di atas 101,77 akan membatalkan tekanan dan membuka jalan ke 102,16.

LevelJenisCatatan
102,16ResistancePuncak Oktober
101,77ResistancePenutupan akhir Oktober
101,39Harga4 November pagi
101,00SupportPsikologis
100,50SupportLanjutan

Apa Faktor Pendukung Dolar?

Peluang kenaikan Fed Desember sekitar 78% tetap menjadi penopang. Inflasi AS masih tinggi, PDB kuartal III tumbuh 3,4%, dan ISM manufaktur naik ke 55,5. Jika data tenaga kerja pekan ini kuat, dukungan bagi dolar bisa kembali dengan cepat.

Apa Faktor Penekan Dolar?

Selain ekspektasi fiskal, ketidakpastian hasil akhir Senat bisa menahan minat terhadap dolar. Departemen Keuangan AS juga mengumumkan rencana penerbitan utang kuartalan pada 4 November; penerbitan tenor panjang yang lebih kecil dari perkiraan bisa menekan yield lebih jauh.

Bagaimana Pengaruh Saham?

Futures Nasdaq turun 1,8% dan Nikkei sekitar 3%. Biasanya, saham yang tertekan mendukung dolar sebagai aset aman. Kali ini dolar justru melemah, menunjukkan faktor yield dan fiskal lebih dominan. Kondisi bursa Asia dibahas di bursa Asia 4 November 2026.

Bagaimana Pasangan Mayor Bereaksi?

EUR/USD naik ke 1,1239 dan GBP/USD ke 1,3464. Pound juga didukung ekspektasi kenaikan Bank of England pada 5 November. USD/JPY relatif tertahan karena yen dipengaruhi aksi jual saham Jepang. Analisis USD/JPY sebelumnya ada di analisis USD/JPY 3 November 2026.

Skenario Turun

Penembusan dan penutupan harian di bawah 101,00 membuka ruang ke 100,50. Skenario ini lebih mungkin jika ADP dan ISM jasa lemah atau hasil akhir Senat memperkuat ekspektasi fiskal ketat.

Skenario Naik

Kembali di atas 101,77 membuka jalan ke 102,16. Skenario ini lebih mungkin jika data tenaga kerja kuat dan peluang kenaikan Fed naik di atas 80%.

Bagaimana Pengaruh ke Emas?

DXY yang melemah mendukung emas, yang naik tipis ke sekitar US$3.931 per ons. Jika DXY menembus 101,00, emas berpeluang menguji zona US$3.971–3.982.

Bagaimana Pengaruh Senat?

Jika Republik tetap menguasai Senat, kebijakan fiskal tetap terbatas tetapi tidak sepenuhnya terhenti, sehingga tekanan pada DXY bisa moderat. Jika Demokrat juga menguasai Senat, ekspektasi fiskal ketat lebih kuat dan DXY bisa turun lebih jauh. Hasil akhir Senat menjadi faktor penting pekan ini.

Bagaimana Grafik Mingguan?

Pada grafik mingguan, DXY masih berada di atas level 100 yang menjadi acuan psikologis jangka panjang. Penurunan di bawah 100,50 akan menjadi tanda pelemahan yang lebih luas, sementara kembali ke atas 102,16 menandakan tren naik Oktober berlanjut.

Bagaimana Peran Yen dalam DXY?

Yen berbobot 13,6% dalam DXY. Penguatan yen saat bursa Asia turun ikut menekan DXY. Namun, selisih suku bunga AS–Jepang yang lebar membatasi penguatan yen, sehingga pengaruh terbesar tetap datang dari euro.

Bagaimana Rencana Trading Turunan?

Trader yang tidak bertransaksi DXY langsung bisa memakai level DXY untuk mengatur posisi EUR/USD atau USD/JPY. Misalnya, penembusan DXY di bawah 101,00 dapat dijadikan konfirmasi untuk posisi beli EUR/USD di atas 1,1250.

Bagaimana Mengelola Risiko?

DXY sendiri jarang ditransaksikan langsung oleh trader ritel, tetapi menjadi acuan bagi pasangan mayor. Gunakan level DXY untuk konfirmasi dan kurangi ukuran posisi menjelang data AS.

Apa Agenda Berikutnya?

  • ADP dan ISM jasa AS, 4 November malam WIB.
  • Keputusan Bank of England, 5 November.
  • Nonfarm payrolls, 6 November pukul 20.30 WIB.
  • Hasil akhir kendali Senat.

Analisis lain di kategori Forex Analysis. Data resmi di U.S. Department of the Treasury.

Analisis ini bersifat informasi, bukan rekomendasi transaksi. Trading forex memakai leverage dan berisiko tinggi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa DXY pada 4 November 2026 pagi?

Sekitar 101,39, turun 0,32%.

Apa support terdekat DXY?

101,00, lalu 100,50.

Apa resistance terdekat?

101,77, lalu 102,16.

Mengapa DXY turun?

Pasar memperkirakan fiskal AS lebih ketat setelah hasil awal pemilu sela, sehingga yield turun.

Apa yang bisa membalikkan arah?

Data tenaga kerja AS yang kuat dan kenaikan peluang Fed di atas 80%.

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

↑