Hasil data AS pada 29 Oktober 2026: PDB kuartal III tumbuh 3,4% secara disetahunkan, di atas perkiraan median sekitar 3,2%, dan inflasi PCE September naik ke 3,6% secara tahunan dengan PCE inti 3,1%. Data ini memperkuat pandangan bahwa suku bunga AS bisa tetap tinggi lebih lama. Namun, tanpa persediaan, penjualan akhir produk domestik hanya tumbuh 1,7%, sehingga kualitas pertumbuhan perlu dicermati. Data AS berikutnya, nonfarm payrolls, dirilis Jumat, 6 November, pukul 20.30 WIB.

Bagaimana Hasil Dibanding Perkiraan?
| Indikator | Perkiraan | Aktual |
|---|---|---|
| PDB kuartal III | sekitar 3,2% (median WSJ) | 3,4% |
| GDPNow Atlanta Fed (28 Okt) | 3,3% | — |
| Nowcast New York Fed (23 Okt) | 2,7% | — |
| PCE September tahunan | — | 3,6% |
| PCE inti September tahunan | — | 3,1% |
Persiapan menjelang rilis dibahas di data ekonomi AS pekan 27–29 Oktober.
Komponen Apa yang Menonjol?

- Konsumsi rumah tangga menyumbang 2,52 poin persentase.
- Investasi menyumbang 1,66 poin.
- Persediaan menyumbang 1,61 poin, yang bisa berbalik pada kuartal berikutnya.
- Pemerintah menyumbang 0,90 poin; belanja federal tumbuh 15,8%.
- Ekspor neto mengurangi 3,32 poin karena impor naik 19,7%.
Penjualan akhir ke pembeli domestik swasta tumbuh 4,9%, naik dari 4,6% pada kuartal II, menunjukkan permintaan inti tetap kuat.
Bagaimana Inflasi PCE?
PCE naik 0,5% secara bulanan dan PCE inti 0,3%. Secara kuartalan, indeks harga PCE justru melambat ke 2,1% disetahunkan dari 5,0% pada kuartal II. Perbedaan basis perhitungan ini penting: angka kuartalan melambat, tetapi angka tahunan September tetap tinggi.
Bagaimana Reaksi Pasar?
- Emas turun mendekati US$4.000 per ons.
- Saham AS: S&P 500 turun 0,3% dan Nasdaq sekitar 1,4%, terutama karena laporan Alphabet.
- Yield Treasury 10 tahun turun ke sekitar 4,9% pada 30 Oktober karena permintaan aset aman.
- Dolar bergerak campur; indeks dolar sekitar 101,77.
Apa Arti bagi The Fed?
The Fed menahan suku bunga di 3,75–4,00% pada 28 Oktober. Data yang kuat menjaga peluang kenaikan pada Desember tetap terbuka. Pasar sebelumnya memperkirakan peluang kenaikan sekitar 85% setelah FOMC. Cara memantau probabilitas ini dibahas di cara membaca CME FedWatch.
Apa Data AS Berikutnya?
| Hari (WIB) | Data |
|---|---|
| Senin 2 Nov, 22.00 | ISM manufaktur |
| Rabu 4 Nov, 19.15 | ADP tenaga kerja swasta |
| Rabu 4 Nov, 22.00 | ISM jasa |
| Jumat 6 Nov, 20.30 | Nonfarm payrolls, pengangguran, upah |
Mulai November, jam rilis data AS dalam WIB mundur satu jam karena AS kembali ke waktu standar.
Mengapa Impor Melonjak?
Impor naik 19,7% secara disetahunkan dan mengurangi pertumbuhan sebesar 3,32 poin persentase. Lonjakan impor sering terjadi saat permintaan domestik kuat atau saat pelaku usaha menimbun barang menjelang perubahan kebijakan perdagangan. Impor yang tinggi juga terkait dengan naiknya persediaan, sehingga kedua komponen ini sebagian saling meniadakan. Dalam estimasi kedua dan ketiga, data perdagangan yang lebih lengkap bisa mengubah kontribusi ini. Karena itu, analis lebih memperhatikan penjualan akhir ke pembeli domestik swasta yang tumbuh 4,9% sebagai ukuran permintaan inti.
Bagaimana Pasar Tenaga Kerja Melengkapi Gambaran?
Data PDB menunjukkan apa yang sudah terjadi pada kuartal III, sedangkan data tenaga kerja Oktober memberi gambaran terbaru. Jika nonfarm payrolls pada 6 November kuat dan upah naik cepat, pandangan bahwa ekonomi AS masih panas akan menguat, sehingga peluang kenaikan suku bunga Desember bertambah dan dolar bisa terdukung. Jika penyerapan tenaga kerja melambat, pasar bisa menilai pertumbuhan kuartal III sebagian bersifat sementara. Karena itu, trader sebaiknya tidak menarik kesimpulan besar hanya dari satu rilis PDB. Kalender data pekan sebelumnya ada di data ekonomi AS pekan 27–29 Oktober.
Apa yang Perlu Diwaspadai?
Estimasi PDB ini adalah advance estimate dan bisa direvisi. Kontribusi persediaan dan impor bisa berubah cukup besar dalam estimasi kedua dan ketiga. Selain itu, pemilu sela AS pada 3 November bisa memengaruhi ekspektasi kebijakan fiskal.
Bagaimana Dampaknya ke Yield dan Emas?
Menariknya, yield Treasury justru turun setelah data kuat karena kekhawatiran di saham teknologi mendorong permintaan aset aman. Penjelasan lengkapnya ada di yield Treasury 30 tahun turun ke 5,26%. Emas turun mendekati US$4.000, sementara perak turun lebih dalam ke sekitar US$51,38.
Bagaimana Dampaknya ke Pasangan Mata Uang?
USD/JPY turun setelah BoJ meski data AS kuat, EUR/USD tertekan faktor zona euro, dan AUD/USD bertahan menjelang RBA. Ini menunjukkan data AS hanya salah satu penggerak, dan faktor bank sentral lain sedang dominan.
Data resmi tersedia di Bureau of Economic Analysis dan jadwal data tenaga kerja di Bureau of Labor Statistics.
Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan sinyal atau rekomendasi transaksi. Trading forex, logam, dan minyak menggunakan leverage dan berisiko tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa kontribusi persediaan terhadap PDB AS kuartal III?
Sekitar 1,61 poin persentase; tanpa persediaan, penjualan akhir produk domestik tumbuh 1,7%.
Berapa hasil PDB AS kuartal III 2026?
3,4% secara disetahunkan, di atas perkiraan median sekitar 3,2%.
Berapa inflasi PCE AS September 2026?
3,6% secara tahunan, dengan PCE inti 3,1%.
Apakah pertumbuhan AS benar-benar kuat?
Permintaan inti kuat, tetapi tanpa persediaan pertumbuhan hanya 1,7%, sehingga sebagian kekuatan bersifat sementara.
Bagaimana reaksi pasar terhadap data ini?
Emas turun mendekati US$4.000, saham teknologi tertekan, dan yield Treasury justru turun karena permintaan aset aman.
Kapan nonfarm payrolls dirilis?
Jumat, 6 November 2026, pukul 20.30 WIB.
