RBA naik ke 4,85% dengan voting 6–3 pada 3 November 2026, kenaikan 25 basis poin dari 4,60% dan yang kelima sepanjang tahun, membawa suku bunga Australia ke level tertinggi sejak 2008. Dolar Australia melemah setelah pengumuman, baik terhadap dolar AS maupun dolar Selandia Baru.
Kenaikan ini sudah diperkirakan pasar dengan peluang sekitar 80–90%. Detail keputusan, terutama voting dan proyeksi, menjadi penentu reaksi pasar.

Apa Isi Proyeksi RBA?
RBA memperkirakan inflasi tetap di atas 3% selama setahun ke depan dan baru kembali ke target 2–3% pada akhir 2027, sekitar tiga kuartal lebih lambat dari proyeksi sebelumnya. Pengangguran diperkirakan naik lebih tinggi dari proyeksi Agustus. Harga rumah turun signifikan dan pertumbuhan melambat. Investasi pusat data disebut kuat.
Apa Kata Andrew Hauser?

Deputi Gubernur Andrew Hauser menyebut sebagian pelaku usaha mulai menganggap inflasi 3–3,5% sebagai normal baru, kondisi yang ia gambarkan sebagai mimpi buruk bank sentral. Ia mengingatkan bahwa kebijakan moneter bekerja dengan jeda 12–18 bulan. Pernyataan ini mencerminkan dilema RBA antara melawan inflasi dan menjaga pertumbuhan.
Mengapa Voting Terbelah?
Tiga anggota memilih menahan suku bunga karena khawatir terhadap perlambatan ekonomi dan dampak kenaikan sebelumnya yang belum sepenuhnya terasa. Voting terbelah membuat pasar menilai siklus kenaikan mendekati akhir. Analisis AUD/NZD sebelumnya ada di analisis AUD/NZD 29 Oktober 2026.
| Elemen | Isi |
|---|---|
| Suku bunga | 4,60% → 4,85% |
| Voting | 6 naik, 3 tahan |
| Inflasi ke target | Akhir 2027 |
| Pengangguran | Naik di atas proyeksi Agustus |
| Harga rumah | Turun signifikan |
Bagaimana Reaksi AUD?
AUD melemah karena kenaikan sudah terdiskon, voting terbelah, dan sentimen Asia lemah. KOSPI anjlok sekitar 3,7% dan yuan melemah setelah kebijakan PBOC. AUD juga melemah terhadap NZD meski selisih suku bunga Australia–Selandia Baru lebih dari 2 poin persentase.
Bagaimana Posisi RBA Dibanding Bank Sentral Lain?
Dengan 4,85%, RBA berada di atas The Fed (3,75–4,00%), RBNZ (2,75%), Bank of Canada (2,5%), ECB (sekitar 2,50%), dan Bank of Japan (1,25%). Perbedaan ini menciptakan peluang carry trade, tetapi juga risiko jika ekonomi Australia melambat lebih cepat. Berita bank sentral lain tersedia di kategori Market News.
Bagaimana Pasar Saham Australia?
Indeks ASX 200 turun sekitar 0,3% ke 8.878,7 pada 2 November, sebelum keputusan. Kenaikan suku bunga biasanya menekan saham properti dan konsumen, sementara bank bisa diuntungkan margin bunga. Sentimen Asia yang lemah pada 3 November juga membebani bursa Australia.
Bagaimana Dampaknya bagi Rumah Tangga?
Sebagian besar KPR di Australia memakai bunga mengambang, sehingga kenaikan langsung menambah cicilan. Dengan lima kenaikan sepanjang tahun, tekanan pada rumah tangga meningkat. Hal ini menjadi alasan sebagian anggota dewan memilih menahan suku bunga.
Apa Arti bagi Trader?
Kenaikan yang sesuai perkiraan tidak otomatis menguatkan mata uang. Trader perlu membaca voting, proyeksi, dan nada pernyataan. Panduan membaca keputusan bank sentral tersedia di cara membaca keputusan ECB yang prinsipnya serupa.
Bagaimana Pengaruh Harga Energi?
Harga minyak dan gas yang tinggi sepanjang Oktober mendorong inflasi Australia. Penurunan minyak lebih dari 7% pada 2 November bisa sedikit meringankan tekanan, tetapi efeknya baru terlihat beberapa bulan ke depan. Jika energi bertahan rendah, ruang RBA untuk berhenti menaikkan suku bunga semakin besar.
Bagaimana Pengaruh ke Pasangan Silang?
AUD/JPY sensitif terhadap sentimen risiko dan selisih suku bunga Australia–Jepang. AUD/NZD mencerminkan perbedaan kebijakan RBA dan RBNZ. Pada 3 November, AUD melemah terhadap NZD. Pemilu Selandia Baru pada 7 November menjadi faktor tambahan bagi pasangan ini.
Apa Pelajaran bagi Trader?
Keputusan bank sentral yang sesuai perkiraan sering memicu reaksi berlawanan. Detail seperti voting dan proyeksi lebih menentukan. Pelajaran ini relevan untuk keputusan BoE pada Kamis. Panduan membaca voting tersedia di cara membaca voting bank sentral.
Bagaimana Investasi Pusat Data Memengaruhi Ekonomi?
RBA menyebut investasi pusat data sebagai salah satu penopang ekonomi Australia. Proyek besar di sektor ini meningkatkan permintaan konstruksi, listrik, dan tenaga kerja terampil. Dampaknya mendukung pertumbuhan tetapi juga menambah tekanan inflasi jasa, yang menjadi salah satu alasan RBA tetap menaikkan suku bunga meski ekonomi secara umum melambat.
Apa Agenda Berikutnya?
- Notulen rapat RBA dua pekan setelah keputusan.
- Data inflasi bulanan dan tenaga kerja Australia.
- Rapat RBA berikutnya pada Desember.
- Fixing yuan dan data Tiongkok.
Pernyataan lengkap tersedia di Reserve Bank of Australia.
Analisis ini bersifat informasi, bukan rekomendasi transaksi. Trading forex memakai leverage dan berisiko tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa suku bunga RBA setelah 3 November 2026?
4,85%, tertinggi sejak 2008.
Berapa hasil voting?
6 setuju naik, 3 memilih menahan.
Kapan inflasi Australia kembali ke target?
Diperkirakan akhir 2027.
Mengapa AUD melemah?
Kenaikan sudah terdiskon, voting terbelah, dan sentimen Asia lemah.
Kapan rapat RBA berikutnya?
Desember 2026.
