Pekan ini menjadi pekan data yang padat bagi pound sterling. Setelah data ketenagakerjaan pada Selasa, Inggris merilis data inflasi (CPI) September pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 06:00 GMT atau 13:00 WIB. Angka ini menjadi penentu utama arah ekspektasi suku bunga Bank of England (BoE) menjelang rapat 5 November.
Proyeksi Inflasi Inggris September 2026
Konsensus pasar memperkirakan inflasi tahunan Inggris naik ke 3,4%, dari 3,1% pada Agustus. Deutsche Bank bahkan memproyeksikan inflasi akan mencapai level tertinggi tahun ini.
| Indikator | Agustus 2026 | Proyeksi September |
|---|---|---|
| CPI tahunan | 3,1% | 3,4% (konsensus), 3,49% (Deutsche Bank) |
| CPI inti | 2,6% | 2,74% (Deutsche Bank) |
| Inflasi jasa | 3,4% | 3,71% (Deutsche Bank) |
Inflasi jasa menjadi komponen yang paling diperhatikan BoE karena mencerminkan tekanan harga dari dalam negeri, terutama upah. Data resmi akan diterbitkan oleh Office for National Statistics (ONS).
Data Ketenagakerjaan: Gambaran yang Bercampur
Sebelum data inflasi, Inggris merilis data tenaga kerja untuk periode tiga bulan hingga Agustus. Perkiraan menunjukkan tingkat pengangguran naik ke 5,0% dari 4,9%, sementara pertumbuhan rata-rata upah termasuk bonus melambat ke 3,8% dari 3,9%.
Kombinasi ini menciptakan dilema bagi BoE: pasar tenaga kerja melemah, tetapi inflasi justru berpotensi naik.
Posisi Bank of England
BoE menahan suku bunga di 3,75% pada rapat 17 September dengan hasil voting 6–3. Tiga anggota memilih kenaikan ke 4,00%, menandakan perpecahan yang cukup tajam di dalam komite. Rapat berikutnya dijadwalkan pada 5 November 2026.
Jika inflasi September sesuai atau melampaui perkiraan 3,4%, peluang kenaikan suku bunga pada November akan meningkat. Sebaliknya, angka di bawah perkiraan bisa memperkuat kubu yang ingin menahan suku bunga.
Skenario Dampak ke Pound Sterling
Inflasi di atas 3,4%: pasar akan memperkirakan BoE lebih hawkish. GBP/USD berpotensi menguat dan menguji resistance terdekat. Level teknikalnya dibahas di analisis GBP/USD jelang data inflasi Inggris.
Inflasi sesuai perkiraan: reaksi pound cenderung terbatas karena sudah diperhitungkan pasar, dan fokus beralih ke komentar pejabat BoE.
Inflasi di bawah 3,4%: pound berisiko melemah karena ekspektasi kenaikan suku bunga memudar.
Faktor Global yang Ikut Berperan
Pergerakan pound juga dipengaruhi kondisi global. Imbal hasil Treasury AS bertahan di atas 5%, dan The Fed menggelar rapat pada 27–28 Oktober. Di Eropa, aksi protes di Prancis dan kenaikan imbal hasil obligasi Prancis 10 tahun ke sekitar 4,87% turut menopang dolar AS.
Untuk memahami cara membaca jadwal rilis data seperti ini, pelajari panduan economic calendar forex.
Jadwal Penting Pekan Ini
- Selasa, 20 Oktober: data ketenagakerjaan Inggris (13:00 WIB).
- Rabu, 21 Oktober: data inflasi Inggris September (13:00 WIB).
- 27–28 Oktober: FOMC The Fed.
- 5 November: keputusan suku bunga Bank of England.
Catatan: Inggris kembali ke waktu standar pada 25 Oktober, sehingga rilis data Inggris setelah tanggal tersebut bergeser menjadi 14:00 WIB.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan data inflasi Inggris September 2026 dirilis?
Data inflasi Inggris September dirilis pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 06:00 GMT atau 13:00 WIB.
Berapa perkiraan inflasi Inggris September 2026?
Konsensus memperkirakan inflasi tahunan naik ke 3,4% dari 3,1% pada Agustus. Deutsche Bank memproyeksikan 3,49%.
Berapa suku bunga Bank of England saat ini?
Suku bunga BoE berada di 3,75% setelah ditahan pada 17 September 2026 dengan voting 6–3. Rapat berikutnya pada 5 November 2026.
Bagaimana inflasi Inggris memengaruhi GBP/USD?
Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan biasanya mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga BoE sehingga pound cenderung menguat, sedangkan angka yang lebih rendah bisa melemahkan pound.
