Seorang trader kehilangan 50% modalnya. Ia berpikir cukup untung 50% untuk kembali. Kenyataannya, ia membutuhkan untung 100%. Inilah matematika drawdown.

Apa Itu Drawdown?
Drawdown adalah penurunan nilai akun dari titik tertinggi ke titik terendah sebelum mencapai puncak baru.
Rumus Pemulihan
Untung yang dibutuhkan = rugi ÷ (1 − rugi)
| Drawdown | Untung untuk kembali modal |
|---|---|
| 10% | 11,1% |
| 20% | 25% |
| 30% | 42,9% |
| 50% | 100% |
| 75% | 300% |
Contoh: modal Rp10 juta turun 50% menjadi Rp5 juta. Untuk kembali ke Rp10 juta, Rp5 juta harus naik Rp5 juta atau 100%.
Mengapa Drawdown Besar Berbahaya?
- Pemulihan semakin sulit secara matematis.
- Tekanan psikologis mendorong trader mengambil risiko lebih besar untuk “balas dendam”.
- Modal yang tersisa kecil membatasi peluang.
Cara Membatasi Drawdown
- Batasi risiko per transaksi di 1–2% modal. Metodenya ada di fixed fractional position sizing.
- Tetapkan batas rugi harian dan mingguan, lalu berhenti trading saat tercapai.
- Kurangi ukuran posisi saat sedang mengalami drawdown.
- Hindari leverage berlebihan, terutama saat pekan bank sentral seperti akhir Oktober 2026.
- Catat dan evaluasi setiap transaksi.
Contoh Kombinasi
Dengan risiko 1% per transaksi, sepuluh kerugian beruntun mengurangi modal sekitar 9,6%. Dengan risiko 5%, sepuluh kerugian beruntun mengurangi modal sekitar 40%, yang butuh untung sekitar 67% untuk pulih.
Bagaimana kejutan pasar bisa memicu drawdown dijelaskan di RBNZ kejutkan pasar. Penjelasan drawdown tersedia di Investopedia.
Artikel ini bersifat informasi dan edukasi, bukan sinyal atau rekomendasi transaksi. Trading forex dan komoditas menggunakan leverage dan berisiko tinggi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu drawdown?
Drawdown adalah penurunan nilai akun dari titik tertinggi ke titik terendah sebelum mencapai puncak baru.
Berapa keuntungan yang dibutuhkan setelah rugi 50%?
Setelah rugi 50%, dibutuhkan keuntungan 100% untuk kembali ke modal awal.
Bagaimana cara membatasi drawdown?
Batasi risiko per transaksi di 1–2%, tetapkan batas rugi harian dan mingguan, kurangi ukuran posisi saat drawdown, dan hindari leverage berlebihan.
